COVID-19
Assalamualaikum Wr. Wb.
Hallo Gais!
Perkenalkan saya Zahraa Dwi Nurazizah.
Disini saya ingin menjelaskan tentang perhitungan matematika dalam menganalisa persebaran virus corona. Sebelumnya....
APA ITU VIRUS CORONA?
Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian. Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.
APA SAJA GEJALA AWAL VIRUS CORONA?

Gejala awal virus corona COVID-19 yang dirasakan para pasien adalah demam, batuk, pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, letih, dan lesu. Namun, sebagian pasien Covid-19 hanya mengalami gejala sakit ringan, dan bahkan sama sekali tidak mengalami gejala infeksi.
BAGAIMANA PERHITUNGAN MATEMATIKANYA?
Model yang digunakan adalah pengembangan dari model logistik, Richard’s Curve yang diperkenalkan oleh F.J.Richards. Richard’s Curve. Mengapa model ini dipilih? Berdasarkan kajian pemodelan yang dilakukan oleh Kelompok Pemodelan Tahun 2009, dibawah bimbingan Prof. Dr. Kuntjoro A. Sidarto, model ini memiliki hasil yang cukup baik untuk menentukan awal, puncak dan akhir endemic penyakit SARS di Hongkong pada tahun 2003.
APA SAJA DAMPAK WABAH COVID-19?
1. Budaya bersalaman jadi diminimalisir.
2. Acara besar dibatalkan.
3. Meningginya kurs dollar terhadap rupiah.
4. Pengusaha hotel dan restoran rugi 21 trilliun.
5. Naiknya harga sembako dan rempah-rempah.
APA SAJA CARA PENCEGAHAN VIRUS CORONA?
1. Sering Mencuci Tangan.
Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir selama 20 detik. Apabila sabun dan air tidak tersedia, gunakan pembersih tangan atau hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol.
2. Hindari Kontak Dekat.
Hindarilah kontak secara dekat dengan orang lain yang sedang sakit.
3. Jaga Jarak Sosial.
Dengan menerapkan physical distancing ketika beraktivitas di luar ruangan atau tempat umum, Anda sudah melakukan satu langkah mencegah terinfeksi virus Corona.
4. Gunakan Masker Jika Sakit.
Jika sakit anda harus mengenakan masker ketika berada di sekitar orang lain dan sebelum Anda memasuki kantor penyedia layanan kesehatan. Jika Anda tidak dapat memakai masker (misalnya, karena menyebabkan kesulitan bernapas), maka Anda harus melakukan yang terbaik untuk menutupi saat batuk dan bersin Anda.
5. Segera ke rumah sakit bila alami gejala Covid-19.
Tetap di rumah jika Anda merasa tidak sehat. Jika Anda mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas, cari bantuan medis dan hubungi terlebih dahulu. Ikuti arahan otoritas kesehatan setempat Anda. Otoritas nasional dan lokal akan memiliki informasi terbaru tentang situasi di daerah Anda. Menelepon terlebih dahulu akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan Anda dengan cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat.
-Sekian Terima Kasih-
Wassalammualaikum Wr. Wb.
Hallo Gais!
Perkenalkan saya Zahraa Dwi Nurazizah.
Disini saya ingin menjelaskan tentang perhitungan matematika dalam menganalisa persebaran virus corona. Sebelumnya....
APA ITU VIRUS CORONA?
Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian. Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.
APA SAJA GEJALA AWAL VIRUS CORONA?

Gejala awal virus corona COVID-19 yang dirasakan para pasien adalah demam, batuk, pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, letih, dan lesu. Namun, sebagian pasien Covid-19 hanya mengalami gejala sakit ringan, dan bahkan sama sekali tidak mengalami gejala infeksi.
BAGAIMANA PERHITUNGAN MATEMATIKANYA?
Model yang digunakan adalah pengembangan dari model logistik, Richard’s Curve yang diperkenalkan oleh F.J.Richards. Richard’s Curve. Mengapa model ini dipilih? Berdasarkan kajian pemodelan yang dilakukan oleh Kelompok Pemodelan Tahun 2009, dibawah bimbingan Prof. Dr. Kuntjoro A. Sidarto, model ini memiliki hasil yang cukup baik untuk menentukan awal, puncak dan akhir endemic penyakit SARS di Hongkong pada tahun 2003.
𝑑𝑦/𝑑𝑡 =
𝑟/𝛼 . 𝑦 (1 − (
𝑦/𝐾
)
𝛼
)
𝑟: laju awal pertumbuhan (orang/hari)
𝐾: asumsi batas atas penderita atau dikenal
sebagai carrying capacity
𝛼: efek asimtotik [11]
Solusi umum dari persamaan diatas adalah :
𝑦(𝑡) =
𝐾 / (1 + 𝛼 exp(−𝑟(𝑡 − 𝑡𝑚)))
1/𝛼
Terdapat empat parameter yang akan diestimasi dengan metode diatas, yakni 𝐾, 𝑟, 𝛼 dan 𝑡𝑚.
Dari hasil simulasi diatas, profil epidemi nCOVID-19 di Indonesia berdasarkan Kurva
Richards sebagai berikut:
• Mulai epidemi : awal Maret 2020
• Puncak epidemi : akhir Maret 2020
• Akhir epidemi : pertengahan April 2020
• Jumlah kasus maksimal : > 8000 kasus di Indonesia
• Kasus baru terbesar : ± 600 kasus
1. Budaya bersalaman jadi diminimalisir.
2. Acara besar dibatalkan.
3. Meningginya kurs dollar terhadap rupiah.
4. Pengusaha hotel dan restoran rugi 21 trilliun.
5. Naiknya harga sembako dan rempah-rempah.
APA SAJA CARA PENCEGAHAN VIRUS CORONA?
1. Sering Mencuci Tangan.
Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir selama 20 detik. Apabila sabun dan air tidak tersedia, gunakan pembersih tangan atau hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol.
2. Hindari Kontak Dekat.
Hindarilah kontak secara dekat dengan orang lain yang sedang sakit.
3. Jaga Jarak Sosial.
Dengan menerapkan physical distancing ketika beraktivitas di luar ruangan atau tempat umum, Anda sudah melakukan satu langkah mencegah terinfeksi virus Corona.
4. Gunakan Masker Jika Sakit.
Jika sakit anda harus mengenakan masker ketika berada di sekitar orang lain dan sebelum Anda memasuki kantor penyedia layanan kesehatan. Jika Anda tidak dapat memakai masker (misalnya, karena menyebabkan kesulitan bernapas), maka Anda harus melakukan yang terbaik untuk menutupi saat batuk dan bersin Anda.
5. Segera ke rumah sakit bila alami gejala Covid-19.
Tetap di rumah jika Anda merasa tidak sehat. Jika Anda mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas, cari bantuan medis dan hubungi terlebih dahulu. Ikuti arahan otoritas kesehatan setempat Anda. Otoritas nasional dan lokal akan memiliki informasi terbaru tentang situasi di daerah Anda. Menelepon terlebih dahulu akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan Anda dengan cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat.
-Sekian Terima Kasih-
Wassalammualaikum Wr. Wb.






Komentar
Posting Komentar